30 Juli 2019 00:43:57
Ditulis oleh ARIFAH, S.Si

Edukasi Perkembangan Mental dan Kesehatan Anak oleh KKN UNAIR

www.paseyan-jatirogo.desa.id - Perkembangan anak mengacu pada perubahan biologis, psikologis dan emosional yang terjadi pada manusia antara kelahiran dan akhir masa remaja, sebagai individu berlangsung dari ketergantungan untuk meningkatkan otonomi. Ini adalah proses yang berkesinambungan dengan urutan diprediksi belum memiliki kursus yang unik untuk setiap anak. Itu tidak berkembang pada tingkat yang sama dan setiap tahap dipengaruhi oleh jenis sebelumnya perkembangan. Karena perubahan-perubahan perkembangan dapat sangat dipengaruhi oleh faktor genetik dan acara selama hidup prenatal, genetika dan perkembangan janin biasanya dimasukkan sebagai bagian dari studi perkembangan anak. Istilah terkait termasuk psikologi perkembangan, mengacu pada perkembangan di seluruh umur, dan pediatri, cabang kedokteran yang berhubungan dengan perawatan anak-anak. Perubahan perkembangan dapat terjadi sebagai akibat dari proses genetik yang dikendalikan dikenal sebagai pematangan.

Pada hari Senin tanggal 22 Juli 2019 dan hari Rabu tanggal 24 Juli 2019 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) Tematik ke-60 Universitas Airlangga telah melaksanakan kegiatan Edukasi Perkembangan Mental dan Kesehatan Anak. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja yang dilakukan dengan cara pemaparan materi kepada wali murid dari siswa siswi TK Dharma Wanita 4 Paseyan dan RA At-Thohiriyyah Paseyan. Kegiatan ini diselenggarakan di TK Dharma Wanita 4 Paseyan dan RA At-Thohiriyyah Paseyan. Pemaparan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada wali murid tentang perkembangan mental terhadap anak dan mengetahui perkembangan mental anak ketika tumbuh remaja. Serta untuk memberikan pengertian tentang kesehatan dan gizi yang baik ketika balita hingga usia remaja awal. Hal tersebut dilakukan karena kebanyakan orang tua kurang memperhatikan perkembangan mental anak sehingga anak beberapa anak tidak dapat berkembang secara maksimal. Acara ini berlangsung lancar, didukung oleh antusias wali murid untuk mengikuti kegiatan ini sehingga dapat menjadi salah satu pendukung keberlanjutan acara.

Cara mengasuh dan mendidik orang tua sangat berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang seorang anak karena dari kecil yang mengasuh anak adalah orang tua, maka disini lingkungan pertama sang anak adalah kedua orang tuanya sendiri. Untuk itu, cara mendidik dan mengasuh anak harus benar dan tepat contohnya dengan mendidik anak untuk tidak terbiasa dimanja, anak memerlukan sedikit tekanan seperti menangis atau bersedih untuk mendapatkan apa yang diinginkan dan anak tidak boleh terlalu dimanja agar dia memiliki sifat berjuang untuk mendapatkan sesuatu tidak hanya meminta. Mendidik anak tidak boleh menggunakan kekerasan secara verbal maupun non verbal, kekerasan verbal yang dimaksud adalah seperti teriak, membentak didepan sang anak, hal ini dapat mengganggu syaraf otaknya. Kemudian kekerasan non verbal yaitu contohnya kekerasan fisik seperti memukul, sebenarnya hal itu tidak apa-apa dilakukan asal tidak berlebihan dan sang anak sudah berumur diatas 5 tahun.

Orang tua disini memiliki peran penting maka saat dirumah usahakan mencontohkan hal yang baik didepan sang anak agar terus tertanam hal baik didalam dirinya. Jika orang tua sudah memberikan contoh yang baik dan sang anak tetap tidak sesuai dengan yang diharapkan maka faktor kedua yaitu lingkungan bermain dan lingkungan sekolah dari teman - temannya yang dapat mempengaruhi cara berpikir maupun perilaku sang anak, usahakan orang tua sangat dekat kepada anak agar bisa mencegah dengan siapa saja dia harus bergaul.

 



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus